Lewati ke konten utama

transaction-code-setting

Referensi

InfoDetail
Menu NameFCodeSetting
Menu ID515

Menunya ada di :Master Data >> Company >> Transaction Code Setting

Menu ini digunakan untuk menSetup format penomoran kode transaksi. Sebelum melakukan transaksi-transaksi maka setingan penomoran kode transaksi ini perlu dilakukan terlebih dahulu. Berikut cara penginputannya:

transaction-code-setting - gdoc-image-001-screenshot

transaction-code-setting - gdoc-image-002-screenshot

  1. Click tombol insert di program (1) untuk membuka halaman input
  2. Entity, entitas (lihat manual guide Entity).
  3. Transaction Type, list menu-menu yang bisa disetting kode transaksinya.
  4. Entity [Checklist Button], Jika checklist artinya Code Setting Entity akan dicantumkan di kode transaksi. Dan apabila tidak di checklist artinya Code Setting Entity tidak dicantumkan di kode transaksi (lihat manual guide Entity).
  5. Entity Separator, separator atau pemisah antara inisial Entity dengan Branch, ini sifatnya optional bisa ada atau bisa dibiarkan kosong, apabila dibiarkan kosong maka antara Entitas dengan Branch tidak ada Separator.
  6. Branch [Checklist Button], jika checklist artinya Code Setting Branch akan dicantumkan di kode transaksi. Dan apabila tidak di checklist artinya Code Setting Branch tidak dicantumkan di kode transaksi (lihat manual guide Branch).
  7. Branch Separator, separator atau pemisah antara inisial Branch dengan Cost Center, ini sifatnya optional bisa ada atau bisa dibiarkan kosong, apabila dibiarkan kosong maka antara Branch dengan Cost Center tidak ada Separator.
  8. Cost Center [Checklist Button], jika checklist artinya Code Setting Cost Center akan dicantumkan di kode transaksi. Dan apabila tidak di checklist artinya Code Setting Cost Center tidak dicantumkan di kode transaksi (lihat manual guide Cost Center).
  9. Cost Center Separator, separator atau pemisah antara inisial Cost Center dengan Transaction, ini sifatnya optional bisa ada atau bisa dibiarkan kosong, apabila dibiarkan kosong maka antara Cost Center dengan Transaction tidak ada Separator.
  10. Transaction [Checklist Button], jika checklist artinya Code Setting Transaction akan dicantumkan di kode transaksi. Dan apabila tidak di checklist artinya Code Setting Transaction tidak dicantumkan di kode transaksi.
  11. Transaction Code, Code Setting transaksi. Contoh : Transaksi AP Invoice, inisial nya “AP”.
  12. Transaction Separator, separator atau pemisah antara inisial Transaction dengan Year, ini sifatnya optional bisa ada atau bisa dibiarkan kosong, apabila dibiarkan kosong maka antara Transaction dengan Year tidak ada Separator.
  13. Year Separator, separator atau pemisah antara Year dengan Month .
  14. Month Separator, separator atau pemisah antara Month dengan Sequence.
  15. Sequence Type Month, artinya nomor urut transaksi akan kembali atau mereset ke 1 setiap tanggal 1.

Year, artinya nomor urut transaksi akan kembali atau mereset ke 1 setiap tanggal 1 awal tahun.

  1. Digit Sequence, jumlah digit nomor urut.
  2. Is Active, menunjukkan status data aktif atau tidak aktif.
  3. Click tombol save di program (2) untuk menyimpan data.

Note

  • Separator yang umumnya dipakai \ atau – atau juga bisa yang lainnya.

  • Edit Data , dilakukan dengan cara menekan tombol edit di program (3). Semua kolom bisa dilakukan perubahan. Perubahan rate tidak akan mengupdate ke transaksi yang sudah terjadi

  • Delete Data , dilakukan dengan cara menekan tombol delete di program (4).

Video Tutorial Transaction Code Setting

Tutorial Master Data - Company - transaction code setting