down-time-reason
Referensi
| Info | Detail |
|---|---|
| Menu Name | FDownTimeReason |
| Menu ID | 481 |
Manual Book - TessaERP
Downtime Reason adalah list penyebab terjadinya downtime, dalam kata lain proses produksi yang terhenti padahal proses tersebut belum selesai. Downtime biasanya terjadi di tengah proses produksi dan akan dilanjutkan kembali jika penyebab/permasalahan downtime tersebut sudah teratasi.
Menu : Root > Manufacturing > Shop Floor Control > Downtime Reason.
Berikut cara penggunaannya
- Buka menu Downtime Reason, double click atau enter.
- Untuk menambahkan data, klik insert di program atau klik tombol insert di keyboard untuk membuka halaman input.
- Entity, identitas perusahaan
- Code, kode atas Down Time Reason
- Name, nama Down Time Reason
- Description, deskripsi atas Downtime Reason yang akan dibuat
- Is default, menunjukkan bahwa data ini dijadikan default pada program. Is default hanya bisa diberikan ke satu data saja, ketika suatu data diberikan nilai is default : Y, maka data lainnya akan langsung bernilai is default : N.
- Is Active, menunjukkan status data aktif atau tidak aktif.
- Click tombol save di program atau ctrl + s untuk menyimpan data.
Penjelasan Kolom Lainnya
- User Create, user yang melakukan penginputan transaksi.
- Date Create, tanggal real inserttransaksi, terisi otomatis berdasarkan tanggal server.
- User Update, user yang melakukan edit, update dan save transaksi.
- Date Update, tanggal real edit transaksi,terisi otomatis berdasarkan tanggal server.
Note
-
Edit Data , dilakukan dengan cara menekan tombol edit di program atau tekan ctrl+e di keyboard. Semua kolom bisa dilakukan perubahan. Setelah dilakukan perubahan maka data Down Time Reason di menu-menu yang terkait akan berubah juga
-
Delete Data , dilakukan dengan cara menekan tombol delete di program atau tekan ctrl+delete di keyboard. Tetapi data tidak bisa didelete apabila data sudah terpakai di menu-menu yang terkait dengannya, solusinya atas hal tersebut bukan delete data tetapi lakukan edit data dan berikan status
Vi