Lewati ke konten utama

Inspection

Referensi

InfoDetail
Menu NameFQualityControl
Menu ID282

Inspection adalah menu yang digunakan untuk melakukan fungsi quality control terhadap Raw Material, Semi Finished Goods dan Finished Goods yang tujuannya untuk menjaga kualitas dari pada barang-barang tersebut. Biasanya ini digunakan oleh bagian Quality Control (QC) untuk menyortir barang-barang dari Supplier yang merupakan hasil PO Receipt / pembelian dan menyortir barang-barang yang diterima dari produksi sebelum masuk ke gudang siap pakai.

Menu ada di : Distribution >> Inspection >> Inspection

Insert Data

Pada transaksi Inspection terdapat 4 halaman yang harus diinput: Header, Detail, Detail Lot/Serial, dan Detail Reject.

  1. Click tombol Insert di program untuk membuka halaman input.

screenshot-01

  1. Isi field berikut:
FieldKeterangan
EntityDiambil dari settingan default Entity di menu User Maintenance.
BranchDiambil dari settingan default Branch di menu User Maintenance.
Effective DateTanggal efektif transaksi.
Reference NumberNomor referensi untuk Inspection: PO Receipt (jika referensi dari Purchase Receipt) atau WO Receipt (jika referensi dari WO Receipt).
Location PassLokasi untuk menyimpan barang-barang yang lulus Inspection.
RemarksKeterangan tambahan.
Reject ExecutionPerlakuan terhadap barang yang tidak lulus: Trash (dikeluarkan dari persediaan sebagai biaya) atau Send To Location (dikirimkan ke Location Reject).

screenshot-02

Detail

FieldKeterangan
Item NumberKode item barang atas PO/WO Receipt yang akan di-Inspection.
ProjectInformasi apabila item barang terkait dengan project.
Location FromLokasi asal item barang yang akan di-Inspection.
QtyQuantity item barang yang akan di-Inspection.
Unit Measure (UM)Satuan atas item barang yang di-Inspection.
Qty PassQuantity yang lulus proses Inspection.
Qty RejectTerisi otomatis (Qty - Qty Pass).
Location RejectTerisi otomatis sesuai lokasi yang dipilih di Header.
AccountTerisi otomatis sesuai Account Trash yang dipilih di Header.
Reject ReasonAlasan kenapa barang di-reject.
RemarksKeterangan tambahan.

screenshot-03

Detail Lot/Serial

  1. Pilih Data kemudian klik tombol Insert untuk menampilkan form Input Data.
  2. Is Reject — unchecklist jika baris adalah quantity yang lulus Inspection; checklist jika baris adalah quantity yang tidak lulus.
  3. Lot/Serial Number — nomor Lot/Serial item barang.
  4. Expire Date — tanggal expired item barang.
  5. Remarks — keterangan tambahan.

screenshot-04

Detail Reject

FieldKeterangan
Qty RejectQuantity barang reject.
Reject ReasonAlasan barang di-reject.
RemarksKeterangan tambahan.

screenshot-05

Pesan Error saat Save Data

PesanArtinya
GL Calendar Doesn't Exist For This PeriodePeriode laporan keuangan belum ada — buat terlebih dahulu di menu GL Calendar.
Closed Transaction At GL Calendar For This PeriodePeriode laporan keuangan sudah ditutup buku — buka kembali periode tersebut.
Data Detail Can't EmptyAda data yang belum terisi lengkap atau ada row kosong.
Wrong Value on Qty/Qty Pass/Qty RejectQty Inspection tidak sama dengan Qty Pass + Qty Reject.
Reject Reason Can't EmptyBarang yang tidak lulus Inspection harus memiliki Reject Reason.
Part Number: .... Have Wrong Serial Number DataQty Inspection berbeda dengan Total Qty Inspection Serial.

Penjelasan Kolom Lainnya (Grid Header)

KolomKeterangan
Print StatusN = belum di-print; Y = sudah di-print.
Print DateTanggal melakukan print dokumen.
Print CountBerapa kali user melakukan print out dokumen.
User CreateUser yang melakukan penginputan transaksi.
Date CreateTanggal real pembuatan transaksi (otomatis dari tanggal server).
User UpdateUser yang melakukan edit, update dan save transaksi.
Date UpdateTanggal real edit, update dan save transaksi (otomatis dari server).

Edit Data

Edit Data tidak tersedia untuk menu Inspection. Apabila terjadi kesalahan input, lakukan proses Delete Data dan input data kembali.

Delete Data

Klik button Delete atau Ctrl+Del untuk menghapus transaksi Inspection.

Sorot baris data Inspection yang akan diprint lalu klik button Print atau Ctrl+P.

Informasi pada dokumen print:

  1. Logo perusahaan.
  2. Informasi dokumen.
  3. Informasi perlakuan atas barang reject dan Location atas Inspection.
  4. Informasi item barang yang di-Inspection.
  5. Paraf atas user yang melakukan proses Inspection.

screenshot-06

screenshot-07

Konfigurasi Terkait

KonfigurasiKeterangan
Lock Print InspectionMengaktifkan penguncian print dokumen lebih dari satu kali.
Account Rejection Inspection To TrashNilai default Account Trash untuk barang yang di-reject.
Inspection None Type LocationNilai default Location Pass untuk type Reference Number: None.
Inspection Purchase Receipt Type LocationNilai default Location Pass untuk type Reference Number: Purchase Receipt.
Inspection WO Receipt Type LocationNilai default Location Pass untuk type Reference Number: WO Receipt.
Reject LocationNilai default untuk Location Reject.
info

Untuk print ulang setelah Lock Print aktif, gunakan menu Inspection Release Print — isi kolom Number dengan nomor transaksi lalu klik Process.

screenshot-08

screenshot-09